Bishop's Homily for the Launching of Extraordinary Missionary Month-Year 2019 (4 Languages)

ENGLISH

Feast or Epiphany (6 January 2019)

Suggested Homily: Extraordinary Missionary Month-Year 2019 (Feast of Epiphany)

To all the Faithful of the Diocese of Malacca Johore,
It is with great joy that we choose today, the Solemnity of Epiphany to Launch the Extraordinary Year of Mission for our Diocese.

In 1919, Pope Benedict XV (who is also known as the Missionary Pope), wrote the Apostolic Letter Maximum Illud, inviting us to proclaim the Gospel of Jesus Christ to the ends of the earth. The Great Missionary Command. This year is the 100th Anniversary of that Letter and it is still as relevant, if not more so today, then ever. Pope Francis has set aside Oct 2019 as the Extraordinary Missionary Month (EMM OCT2019), culminating on Mission Sunday which will be celebrated on the 2011' October 2019. The Bishops of Malaysia have decided that we will set this time from today, the Solemnity of Epiphany, to the end Oct 2019 as the Extraordinary Year of Mission. The Universal theme given by Pope Francis is "Baptised and Sent - The Church of Christ on Mission in the World".

Why are we doing this?

If we look at the Gospel today, the wise men came from the East to seek Jesus. It is the same journey which every baptised person must make. In our hearts, we make a journey to look for peace, for joy, for healing, for answers, for purpose. We make a journey to look for Jesus. After the wise men found him, they worshipped and adored Him, and they went back to their own lands to share the story about the Saviour whom they found. They were missionaries of the birth of Jesus.

We gather every Sunday because we found Jesus and we come here to worship Him. We are all still in the process of learning about Jesus and that learning never stops. We are learning who Jesus means in our lives. We are learning about His peace in all circumstances - His Joy in the midst of challenges, His Healing in the face of so many wounds, His.answers in the many questions we race and who He is to us - which gives us our purpose.

As Catholics who are Baptised, we are the Church - the Church of Christ. As such, we have the duty to respond to the commands of our Lord Jesus Christ to "go into the whole world and proclaim the Gospel to every creature" (Mk 16:15). Obeying this mandate of the Lord is not an option for the Church. In the words of the Second Vatican Council, it is Her "essential task," for the Church is "missionary by nature." (Ad Gentes) "Evangelizing is in fact the grace and vocation proper to the Church, her deepest identity; she exists in order to evangelize." (Evanqelii Nuntiandi) The Council went on to say that, if the Church is to remain faithful to Herself and to proclaim Jesus crucified and risen for all, the living and merciful Saviour, then "prompted by the Holy Spirit, she must walk the same path Christ walked: a path of simplicity and obedience, of service and self-sacrifice." (Ad Gentes) In this way, she wi11 effectively proclaim the Lord, "model of that redeemed humanity, imbued with brotherly love, sincerity and a peaceful spirit, to which all aspire." (Ad Gentes). In St Paul's letter to the Philippians 2:15, Scripture says that when we allow God to work in us, we will "be blameless and innocent, children of God without blemish in the midst of a crooked and perverse generation, In which (we) shine like stars in the world" (Phil 2:15). Let us shine and be like that star that led the wise men to Jesus.

Each Parish may have your own activities this year to help us all reflect and prepare to go out into the world as missionaries. We encourage pilgrimages to designated churches, to be inspired by how the Faith came to Malaysia and went out to all the different peoples, not only in Malaysia but through.out the region. Parishes are encouraged to organize Mission outreaches to address the many, many needs not only within the Parish, but to also look at those in need in the Diocese, in the country and beyond our shores.

You are Baptised and Sent - You are the Church of Christ on Mission in the World.

So, it is with great pleasure that I open this Extraordinary Year of Mission for the Diocese of Malacc.i Johore. Go, tell the world around you about the Saviour you have found and worshipped. God bless.

Together Building His Kingdom,

+ Rt. Rev. Bernard Paul, DD.
Bishop of Malacca Johore Diocese

Note: Adapted from Rt. Rev. Sebastian Francis' homily.

Bishop's Homily for Extraordinary Year of Mission 2019 Bishop's Homily for Extraordinary Year of Mission 2019

BAHASA MALAYSIA

Hari Raya Penampakan Tuhan (6hb Januari 2019)

Cadangan Ucapan Homili: Bulan-Tahun Misionari Khas 2019 (Hari Raya Penampakan Tuhan)

Kepada semua umat Katolik Keuskupan Melaka Johor,
Dengan sukacitanya, kita memilih hari ini, iaitu, Hari Raya Penampakan Tuhan untuk melancarkan Tahun Misionari Khas 2019 bagi Keuskupan kita.

Pada tahun 1919, Paus Benediktus ke-15 (yang juga dikenali sebagai Paus Misionari), telah menulis surat Apostoliknya yang bertajuk "Maximum Illud" menjemput kita untuk mewartakan berita baik Yesus Kristus ke seluruh dunia. lnilah Perintah Besar Misionaris. Tahun ini rnerupakan ulangtahun ke-100 surat itu, dan tujuan serta kandungan surat itu masih relevan sehingga ke hari ini. Paus Fransiskus telah menetapkan bulan Oktober 2019 sebagai Bulan Misionari Khas Oktober 2019 memuncak kepada hari Minggu Misi yang akan diraikan pada 20hb Oktober 2019. Para Uskup-uskup dl Malaysia telah memutuskan bahawa kita akan melancarkan Tahun Misionari Khas 2019 bermula dari harl ini, Hari Penampakan Tuhan sehingga akhir bulan Oktober tahun ini. Tema sedunia yang diberikan oleh Paus Fransiskus untuk tahun ini adalah: "Dibaptis dan Diutus - Gereja Kristus Dalam Misi di Dunla".

Kenapa kita melakukan ini?

Dalam bacaan lnjil Hari ini, 3 orang Raja datang dari Timur untuk mencari Yesus. lni umpama tuju arah yang perlu diterokai oleh setiap insan yang telah dibaptis. Dalam jiwa kita, kita mencari keamanan, kegirangan, penyembuhan, kita mencari jawapan dan tujuan hidup kita. Kita semua mengambil jalan untuk mencari Yesus. Selepas 3 orang Raja dari Timur menjurnpai Yesus, mereka menyembah dan memuja Dia, dan mereka pulang ke negeri-negeri sendiri untuk mewartakan Juruselamat ini kepada semua. Mereka adalah misionari kepada kelahiran Yesus.

Setiap Hari Ahad, kita berkumpul sebagai satu umat kerana kita telah menjumpai Yesus dan kita berhimpun di sini untuk menyembah Dia. Kita semua masih dalam proses memahami Yesus dan pelajaran ini tidak akan berhenti. Kita belajar tentang siapakah erti Yesus dalam hidup kita. Kita belajar tentang keamanaanNya dalam apa jua kejadian, kegembiraanNya clalam cabaran-cabaran, penyembuhanNya bila dilukakan, jawapanNya dalam soalan-soalan yang kita hadapi dan siapakah Dia dalam hidup kita - yang memberikan kita tujuan hidup.

Sebagai umat Katolik yang telah dibaptis, identiti kita adalah Satu Gereja - Gereja Tuhan Kristus. Sebagal Gereja Kristus, kita mempunyai tanggungjawab untuk mengikut perintah Tuhan, iaitu untuk "Pergi ke seluruh dunia dan sebarkan lnjil kepada setiap insan" (Markus 16:15). Mematuhi mandat ini bukan satu pilihan untuk umat Katolik. Mengikut Majlis Vatican Kedua, mandat ini adalah tugas terunggul Gereja, kerana sifat Gereja adalah untuk menginjil (Ad Gentes) Menginjil adalah rahmat dan panggilan Gereja. lnilah identitinya. la wujud untuk menginjil (Evangelii Nuntandi). Majlis tersebut pun berkata bahawa jika Gereja ingin setia kepada dirinya sendiri bagi mewartakan Kristus yang penuh Rahim, yang telah disalibkan dan bangkit untuk semua sebagai Juruselamat, la mesti mengikuti jalan sama seperti Kristus, jalan kesederhanaan dan kesetiaan, jalan pelayanan dan pengorbanan diri, didorong oleh Roh Kudus (Ad Gentes). Dengan cara ini, ia akan mewartakan Tuhan, kerana Kristus adalah contoh kemanusiaan yang ditebus, dipenuhi dengan cinta persaudaraan, keikhlasan, dan roh keamanan yang dicita-citakan oleh semua (Ad Gentes). Dalam surat Santo Paulus kepada umat di Filipi, ia bersabda, apabila kita membenarkan Allah bekerja dalam diri kita, maka "dirimu tidak beraib dan bersalah, dan kamu menjadi anak-anak Allah yang tidak bercela antara manusia. Dalam zaman yang penuh tipu daya dan perbuatan songsang, maka terserlahlah kamu seperti bintang dalam dunia" (Filipi 2:15). Oleh itu, marilah kita bersinar seperti bintang itu yang membimbing 3 orang Raja dari Timur kepada Yesus.

Setiap paroki boleh merancang program tersendiri tahun ini untuk membantu kita merenung dan menyiapkan iman kita untuk keluar ke dunia sebagai misionari. Kita menjemput umat-umat berziarah ke Gereja yang didedikasikan bagi tujuan ini untuk mendapat inspirasi tentang bagaimana iman dan kepercayaan kita datang ke Tanah Air ini dan tersebar kepada pelbagai suku kaum, bukan sahaja di Malaysia, malah juga di rantau ini. Paroki-paroki digalakkan untuk merancangkan misi pelayanan bagi memenuhl pelbagai kehendak bukan hanya dalam paroki, tetapi juga di peringkat Keusukupan, negara dan di luar sana.

Kamu telah dibaptis dan diutus. Kamu adalah Gereja Kristus dalam Misi di dunia ini.

Oleh itu dengan sukacita, saya mengishtiharkan Tahun Misionari Khas 2019 bagi Keusukupan Melaka Johor. Wartakanlah Berita Baik Juruselamat, Yesus Kristus yang telah kamu jumpai dan sembah. Salam Damai.

Bersama Mernbina Kerajaan Allah,
+ Uskup Bernard Paul, DD
Keusukupan Melaka Johor

Nota: Diadaptasi dari ucapan homili Uskup Sebastian Francis.

Bishop's Homily for Extraordinary Year of Mission 2019 BM Bishop's Homily for Extraordinary Year of Mission 2019 BM